Friday, October 30, 2020
Game ConsoleNewsPre-Release

Selayang Pandang Demo eFootball PES 2020

Selayang Pandang eFootball PES 2020
443Views

Demo telah resmi dirilis beberapa waktu lalu. Demo dari game besutan ini mendapat sambutan yang cukup hangat dari kalangan gamers. Untuk bisa menikmati demo tersebut para gamers bisa mengunduhnya secara cuma-cuma, baik untuk platform 4, Xbox One atau PC.

Selayang Pandang eFootball PES 2020
Selayang Pandang eFootball PES 2020

Sebelum melangkah lebih jauh ada baiknya gamers mencermati suatu hal penting pada game ini, yaitu mengenai perubahan nama yang terjadi. Konami resmi memberi tambahan kata untuk game ini, yaitu eFootball. Brand Manager PES untuk kawasan Eropa, Lennart Bobzien, mengatakan bahwa penambahan nama ini sebagai perwujudan tekad Konami yang akan berfokus pada pengembangan e-. “Kami memperkenalkan (game ini) dengan nama eFootball PES 2020, hal tersebut sesuai dengan visi perusahaan yaitu akan lebih berfokus kepada e-sports. Kelak akan muncul kompetisi e-sports yang lebih besar”, ujar Bobzien seperti yang dilansir dari gamespot.

Lantas apa saja yang terkandung dalam game versi uji coba ini? Mula-mula gamers harus menyadari bahwa belum seluruh tim reguler yang biasa terpajang dalam daftar Pro Evolution Soccer hadir disini. Baru ada tiga belas tim yang mengisi versi demo ini. Tim-tim tersebut adalah:

  • Juventus
  • Arsenal
  • Manchester United
  • Bayern Munchen
  • Clube de Regatas do Flamengo
  • Corinthians Paulista
  • Barcelona
  • Vasco da Gama,
  • Sao Paulo
  • Boca Juniors
  • River Plate
  • Colo-Colo
  • Palmeiras

Keterbatasan juga kita jumpai pada pilihan stadion untuk melangsungkan pertandingan. Dalam versi demo Konami hanya memberikan tiga pilihan stadion, yaitu Neu Sonne Arena, Allianz Arena dan Allianz Parque. Meski berjumlah minim namun ketiga stadion tersebut mampu menghadirkan atmosfer yang berbeda. Hal ini disebabkan oleh ciri khas yang dimiliki oleh masing-masing stadion. Allianz Arena milik Bayern Munchen yang kental nuansa futuristik, Allianz Parque milik Palmeiras dengan “gaya” Amerika Selatan dan Neu Sonne Arena yang merupakan stadion fantasi ciptaan Konami.

Pada demo edisi 2020, Konami memasukan fitur mode edit dalam gamenya. Fitur ini berfungsi untuk menyesuaikan pemain, tim, jersey dan sebagainya. Artinya dalam eFootball PES 2020 komunitas juga turut dilibatkan oleh Konami guna memberi penyempurnaan pada game besutannya sebelum resmi diluncurkan. Konami sendiri rencananya akan merilis game ini pada bulan September tahun 2019.

kabar baik juga hadir bagi penggemar eFootball PES 2020 yang merangkap sebagai pendukung Juventus dan Manchester United.

Terdapat pula fitur baru yang disematkan oleh pabrikan asal negeri sakura ini, yaitu Matchday. Fitur ini mampu memberikan keleluasaan pada gamers untuk memilih tim. Fitur Matchday juga mampu mengorganisir para gamers secara lebih rapih dalam menjalani kegiatan “pertemuan” dan kejuaraan rutin. 

Dalam versi demo ini fitur online matchmaking juga turut disertakan. Gamers bisa melakukan pertandingan bersama dengan gamers lainnya yang juga tengah menjajal kualitas eFootball PES 2020. Fitur online matchmaking juga membuat pihak pabrikan mendapat kesempatan guna menguji kehandalan server yang dimiliki.

Khusus untuk Juventus, Konami berhasil mendapatkan lisensi dengan status eksklusif. Hal ini membuat vendor asal Jepang itu memiliki hak penuh untuk menggunakan setiap elemen Juventus seperti stadion, jersey, logo, detail fisik pemain

Selain itu, kabar baik juga hadir bagi penggemar eFootball PES 2020 yang merangkap sebagai pendukung Juventus dan Manchester United. Pasalnya pihak Konami telah resmi mendapatkan lisensi kedua tim tersebut. Khusus untuk Juventus, Konami berhasil mendapatkan lisensi dengan status eksklusif. Hal ini membuat vendor asal Jepang itu memiliki hak penuh untuk menggunakan setiap elemen Juventus seperti stadion, jersey, logo, detail fisik pemain dan lainnya. “Dengan gembira kami mengumumkan kemitraan eksklusif baru bersama eFootball PES 2020. Ciptakan momen keajaibanmu bersama deretan pemain bintang tim kami pada tahun ini”, tulis Juventus pada laman resminya.

Keberhasilan mendapatkan lisensi tersebut tentunya dapat memanjakan para gamers saat menikmati setiap detail visual tim kesayangan mereka. Sedangkan dari kacamata bisnis sejatinya hal tersebut merupakan langkah strategis guna menjaring gamers yang lebih luas mengingat kedua kesebelasan memiliki jumlah pendukung yang terbilang fantastis. Sebagai gambaran kita dapat menilik jumlah pengikut kedua tim ini pada media sosial Twitter. Manchester United diikuti oleh hampir 20 juta akun sedangkan Juventus tercatat memiliki pengikut lebih dari 7 juta akun (belum termasuk akun regional).

(OTK)

Comments

comments

otonk nurkholis
the authorotonk nurkholis
Perantai sepi