Friday, October 30, 2020
Early AccessActionAdventureIndieMultipalyerRPG

Menyelamatkan Peradaban dengan RUST

2.16KViews

Banyak game simulasi bertahan hidup bermunculan misalnya The Forrest, Conan, ARK, Battle Ground, RUST, hingga H1Z1. Saya tidak akan membahas semua nama tersebut satu-persatu. Saya memilih RUST.

Menyelamatkan Peradaban dengan RUST

Permainan RUST dimulai sebagaimana manusia purbakala dahulu bermula. Telanjang tanpa sehelai benang pun dibadan dan hanya bermodalkan batu sebagai alat utama. Kita akan bertahan hidup dengan cara farming yang terdiri dari mengumpulkan batu, kayu dan hingga daging hewan. Hasil dari farming bisa dikombinasikan jadi senjata seperti kapak, panah, pedang, pistol.

Di dalam game ini kita bisa menciptakan sesuatu atau bisa memilih jalan-kelam seperti merampok pihak lawan, Tapi tentu kamu tidak akan bisa menyerang bermodalkan batu saja, kita harus menyiapkan senjata terlebih dahulu. Untuk menyimpan inventory yang kita punya, kita bisa membangun rumah, dari mulai gubuk derita hingga semegah benteng sekalipun.

Guna membangun benteng sangat tidak mungkin rasanya untuk membuatnya sendiri, di sini kita membutuhkan bantuan tim dan hidup bermasyarakat. Bagaimana cara mendapatkan tim, kita harus bersosialisasi dengan pemain lain dan membangun rasa percaya agar tidak saling serang, atau cara mudahnya kita berikan gift steam ke teman steam kita, tapi apakah teman steam kita bisa di percaya? Hanya Tuhan yang tahu.

Game multiplayer ini sangat menarik, karena kita bisa bergotong royong untuk menghasilkan suatu item. Masing – masing player bisa saling membunuh satu sama lain. Selain mati dibunuh, banyak faktor lain yang menyebabkan player mati, salah satunya cuaca dan kelaparan. Sangat mirip dengan kehidupan aslinya. Salah satu fitur lucu dari game ini, kita bisa memakan daging manusia yang sudah kita bunuh, tapi efeknya kita akan sangat dehidrasi. Untuk air minum kita harus memasak air laut agar bisa di konsumsi, atau menampung air hujan. Hidup memang susah.

Kekurangan dari game ini menurut saya adalah map yang sangat besar, dan tidak ada moda transportasi yang mumpuni

Kekurangan dari game ini menurut saya adalah map yang sangat besar, dan tidak ada moda transportasi yang mumpuni, sehingga terasa sangat lelah apabila berjalan jauh menuju suatu tempat. Memang saya tak berharap ada ojek online pada peradaban RUST, ya lelah aja. Tapi jangan kecewa dulu, dari kabar yang saya liat pada obrolan di community steam, kedepannya akan hadir kendaraan guna mempermudah perjalanan jarak jauh di dunia RUST.

Game ini pun masih banyak bugs sehingga masih banyak bajingan cheater, banyak kejadian aneh seperti basecamp kita utuh, tapi semua isi senjata ludes di rampok, tidak tahu masuk dari mana. Perbuatan cheater atau perbuatan teman steam hanya Tuhan yang tahu, karena untuk masuk ke dalam basecamp memerlukan kata sandi.

RUST juga masuk dalam kategori game “lama” mengingat telah dirilis sejak akhir tahun 2013, game ini layak untuk dicoba, karna ini persoalan tentang belajar bertahan hidup sesungguhnya. Menyelamatkan peradaban.

Rush Data
Homepage : http://playrust.com/
Steam Store: Steam Rush
Developer : Facepunch Studios
Rilis : 12 Dec, 2013
Penjualan : 5,064,577 – 5,190,543
Total Pemain : 4,829,554 – 4,952,620 (95.39%)
Rata-rata waktu bermain: 104 Jam, 35 menit

Comments

comments

Alfharis Magandhi
Anak Bawang + Blogger Wanna-Be